Paguyuban Keluarga Eks. Karesidenan Madiun atau disingkat PK-Karisma berdiri pada tanggal 19 Maret 1999 atau bertepatan dengan tanggal 1 Muharam 14 Hijriyah.
Latar belakang didirikannya paguyuban ini adalah adanya keinginan untuk menjalin hubungan kekeluargaan diantara keluarga-keluarga yang berasal dari daerah Eks. Karesidenan Madiun (meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Magetan, Ponorogo, Ngawi, dan Pacitan) di Kabupaten Kulon Progo dalam arti bertempat tinggal di Kabupaten Kulon Progo atau bekerja di Kabupaten Kulon Progo. Hubungan kekeluargaan tersebut tidak bertenden pada kesukuan, agama, ataupun ras tertentu dan tidak mengikat, sehingga keanggotaan dalam paguyuban bersifat sukarela.
Pada tanggal 19 Maret 1999 tersebut bertempat di rumah Bapak Ilfah Hasyim dusun Serut, Desa Pengasih berkumpul Bapak Ilfah Hasyim, Bapak Wilis Prasetyo, Bapak Slamet Riyanto, Bapak Yudo Hadiyanto, dan Bapak Taviv Supriadi. Pada pertemuan tersebut disepakati untuk membentuk sebuah paguyuban keluarga yang berasal dari Eks. Karesidenan Madiun. Pada tanggal tersebut juga dilakukan pembagian tugas untuk mengiventarisir kerabat yang berasal dari Eks Karesidenan Madiun untuk diajak ikut serta, dan kepada Bapak Slamet Riyanto ditugasi untuk merancang Logo dari Paguyuban tersebut. Dan pada tanggal tersebut juga disepakati paguyuban diberi nama Paguyuban Keluarga Karesidenan Madiun atau disingkat dengan PK-Karisma.
Dari pembicaraan, nasi pecel diharapkan dapat merupakan hidangan khas dalam pertemuan-pertemuan rutin Paguyuban tiap bulannya.
Dalam perkembangan selanjutnya peringatan ulang tahun PK-Karisma tidak dilaksanakan pada tanggal 19 Maret, namun dilaksanakan pada tanggal 1 Muharam atau dikenal dengan tanggal 1 Suro.
Dalam pertemuan selanjutnya bertempat di rumah Bapak Ilfah Hasyim dibentuk pengurus yang pertama kali dengan diketuai oleh Bapak Ilfah Hasyim atas usulan dari segenap anggota yang hadir. Selanjutnya susunan pengurus dari periode keperiode berikutnya dibahas dalam bab lain buku ini.
Kegiatan yang dilakukan pada waktu itu meliputi silaturahmi secara bergantian diikat dengan kegiatan arisan sebesar Rp. 5000,-. Dalam perkembangannya muncul keinginan untuk mengembangkan kegiatan dengan kegiatan ekonomi berupa pendirian sebuah koperasi sehingga pada tanggal ……………….. telah berdiri Koperasi Karisma dengan No. ………………………….. Jenis kegiatan koperasi sampai saat ini berupa simpan pinjam.
Jenis kegiatan lain berupa penggemukan kambing yang sampai saat ini masih berjalan di Rumah Bapak Subarjo Desaa Doinomulyo, Kecamatan Nanggulan.
saya hiperlink ke site saya…
Oleh: bakuljangan on April 28, 2008
at 6:33 am
[...] dari sini Explore posts in the same categories: kulon [...]
Oleh: PK Karisma « mbah-narto’s warunk on April 28, 2008
at 6:46 am